Kunci Jawaban UN

Mendikbud: Kunci Jawaban UN Dapat Merusak Konsentrasi & Harga Diri

Sukma Indah Permana - detikNews
Senin, 23/04/2012 08:17 WIB
Jakarta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh mengimbau kepada pelajar SMP untuk tidak mempercayai kunci jawaban dan soal yang beredar di luar, karena itu dapat merusak konsentrasi pelajar dalam mengisi lembar jawaban.

"Saya mengimbau kepada adik-adik untuk tidak mempercayai kunci jawaban dan soal yang beredar, karena bisa merusak konsetrasi dan harga diri," ujar Nuh saat melakukan kunjungan ke SMPN 19, Jl Bumi Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (23/4/2012).

M Nuh yang datang dengan setelan safari hijau tiba di sekolah tersebut sekitar pukul 05.10 WIB. Kedatangannya bertepatan dengan proses penyerahan soal dari sub rayon kepada kepala sekolah. Diapun menyempatkan mengecek bundel yang masih tersegel.

"Kami memastikan tidak ada dugaan kebocoran, kalau toh ada peredaran jawaban dan soal UN di luar itu lain persoalan," ujar Nuh.

Nuh menambahkan, pihaknya juga menyebar petugas ke seluruh daerah yang dianggap rawan kebocoran guna memantau proses UN. Namun dia tidak merinci wilayah rawan kebocoran UN seperti yang diucapkannya itu.

"Saya hanya berdasarkan laporan masyarakat saja," jawabnya.

Nuh menilai penyelenggaraan UN SMP lebih rumit dibandingkan dengan UN SMA. Alasannya, jumlah peserta UN SMP ditaksir berjumlah 3,5 juta sementara peserta UN SMA berjumlah 2,5 juta.

"Dan dari sisi lokasi sampai ke kelurahan," paparnya.

Sekitar pukul 06.30 WIB, sidak Mendikbud berlanjut ke SMP 11 yang berada persis di seberang SMP 19. Di sekolah tersebut, Nuh menyempatkan menyapa murid sekolah dan berbincang sejenak dengan salah satu siswi.

"UN sekali seumur hidup, tegang tapi biasa saja," kata salah seorang siswi SMPN 11, Clara, saat ditanya kesannya terkait pelaksanaan UN.

Sidak berakhir sekitar pukul 07.00 WIB di SMPN 29 yang bersebelahan dengan SMPN 11. Di sekolah tersebut Mendikbud sempet meninjau ruang pengawas dan berbincang dengan para guru.

(ahy/rvk)
Tanggapan saya Mending Berusaha jujur biar gede gak jadi Koruptor :)
Sumber: Detiknews 

Komentar